News From Southern Indonesian

Permaper Minta Tunjangan DPRD Malaka Dipotong Untuk Tangani Civid-19

0 153

BETUN,flobamorata.com–  Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Mahasiswa Perbatasan, Kabupaten Malaka, menggugah nurani anggota DPRD Kabupaten Malaka, ditengah situasi pandemi Covid-19. Lewat Ketuanya, Ferdhy Bria, Permaper meminta agar tunjangan transportasi Anggota DPRD Malaka, dikurangi dan dialihkan untuk membantu penanganan Covid-19.

“ Kalau bisa kami minta agar anggota DPRD Malaka, bisa berbagi dari tunjangan transportasi mereka guna membantu penanganan Covid-19 di Kabupaten Malaka,” ungkapnya kepada wartawan, Selasa, 5 Mei 2020.

Menurutnya, pengurangan dan pemotongan dari biaya tunjangan transportasi yang besarnya Rp.11,5 juta per bulan tersebut, tidak akan berdampak pada eksistensi dan kapabilitas mereka sebagai wakil rakyat. Kondisi saat ini, lanjutnya, nurani anggota DPRD Malaka diuji keberpihakannya pada rakyat atau tidak?.

“ Dengan besaran yang demikian, saya pikir tidak akan berdampak pada kehidupan ekonomi para anggota DPRD Kabupaten Malaka. Justru di saat seperti ini, mereka diminta dan diketuk nuraninya untuk benar-benar berpihak pada rakyat atau tidak,” jelasnya.

Ditambahkannya, walaupun para wakil  rakyat di Malaka telah mengambil kebijakan untuk menyerahkan anggaran sebesar Rp. 2,5 Miliar untuk penanganan Covid-19, yang bersumber dari anggaran perjalanan dinas, namun wacana untuk mengalihkan tunjangan transportasi untuk penanganan Covid-19 perlu dipertinbangkan juga.

“Saat ini kan kerja dari rumah, sehingga kami usulkan kalau bisa tunjangan transportasi Anggota DPRD dikurangi dan dialihkan untuk penanganan Covid-19, sebab uang 11 juta lebih itu sangat besar dengan adanya pembatasan kerja dari rumah,” pungkasnya. (roby koen)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More