News From Southern Indonesian

Begini Tanggapan Bupati Malaka Soal Penonaktifan Dirut Bank NTT

0 280

BETUN,flobamorata.com- Keputusan penonaktifan Ishak E Rihi, sebagai Direktur Utama Bank NTT pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank NTT, Rabu, 6 Mei 2020, dinilai tepat oleh Stefanus Bria Seran, Bupati Malaka yang juga pemegang saham Bank NTT.

Kepada wartawan di Malaka, Kamis 7 Mei 2020, usai melakukan kunjungan Pemantauan Gusus Tugas Covid-19 di Kecamatan Malaka Barat, Bupati yang kerap disapa SBS ini mengatakan,  keputusan RUPS untuk menonakfikan Dirut Bank NTT  sangat tepat. Pasalnya dalam kinerja berdasarkan laporan keuangan, Bank NTT tidak bisa mencapai target yang dibebankan kepada direksi.

“ Sebagai pemegang saham, kami kasih target laba sebesar 500 milliar, tetapi hasilnya hanya 200 Milliar, sehingga Pak Gubernur NTT sebagai pemegang saham pengendali dan seluruh pemegang saham ambil keputusan untuk berhentikan,” ungkapnya.

Terkait dengan susunan direksi yang baru, SBS meminta agar para direksi bisa meningkatkan kinerja, guna mencapai target yang dibebankan. “ Saya minta agar direksi bekerja dengan baik dan luar biasa, agar hasil yang diperoleh sesuai dengan harapan pemegang saham,” pintanya.

Hingga saat ini menurutnya, penyertaan saham dari Kabupaten Malaka berjumlah Rp. 52 Milliar lebih. Sedangkan untuk Tahun Buku 2019,  penyertaan modal dari Pemkab Malaka sebesar Rp. 40 Milliar.  Dari hasil tersebut, Pemkab Malaka berhak dapatkan deviden sebesar Rp. 6 Milliar. Dengan kondisi ini, Pemkab Malaka berada di urutan 12 pemegang saham terbesar dari 23 pemegang saham.

Dalam RUPS yang digelar Bank NTT kemarin, berhasil memutuskan AlexRiwu Kaho sebagai Direktur Utama merangkap Direktur Kredit, Absalom Sine menjabat Direktur Pemasaran Dana, Johanis Landu Praing sebagai Direktur Umum dan Hilarius Minggu sebagai Direktur Kepatuhan. (ferdhy bria)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More