News From Southern Indonesian

Masih Tersisa 13 Desa Yang Belum Salurkan BLT Di Malaka

0 231

BETUN,flobamorata.com- Sampai hari ini, masih tersisa 13 desa di Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), yang belum menyalurkan dana Bantuan Langsung Tunai ( BLT) Dana Desa (DD) tahap pertama kepada masyarakat penerima.

Menurut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Dan Desa (BPMD) Kabupaten Malaka, Agustinus Nahak, alasan belum disalurkan BLT tersebut akibat beberapa syarat yang belum dipenuhi oleh pemerintah desa setempat, serta masih adanya verifikasi ulang data calon penerima.

” Jadi masih sisa 13 desa dari 127 desa yang belum salurkan, dengan kendala yang dialami beda-beda. Misalnya ada yang belum lengkapi persyaratan, serta ada desa yang harus lakukan verifikasi ulang nama yang dobel dalam daftar,” jelasnya kepada wartawan di Betun, Senin, 8 Juni 2020.

Sebagai contoh, tambahnya, secara mekanisme ketika terjadi pendobelan nama penerima BLT, maka uang itu akan dikembalikan kepada desa, untuk disalurkan pada kegiatan seperti padat Tunai PDT. pasalnya, uang yang sudah dicairkan tidak bisa dipakai untuk pembagian BLT tahap selanjutnya. Maka pemenuhan syarat yabg diamanatkan dalam edaran menteri harus diperhatikan dengan baik.

Bahkan dirinya meminta kepada masyarakat, apabila dalam penyaluran BLT DD, masyarakat merasa dirugikan harus segera melaporkan kepada polisi, inspektorat dan camat sebagai pemilik wilayah.

“Kalau ada yang merasa dirugikan dalam pembagian ini, saya minta untuk segera laporkan kepada pihak berwajib, atau bisa ke kami dan inspektorat untuk ditindak,” pintanya.

Kebijakan penyaluran BLT DD, diambil oleh pemerintah pusat, sehubungan dengan adanya pandemik covid-19. Dimana secara sosial ekonomi, masyarakat sangat kesulitan dalam pemenuhan kebutuhah rumah tangga.

Selain BLT DD, sejauh ini terdapat juga progam PKH dan BST yang diberikan guna membantu perekonomian masyarakat. (ferdhy bria)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More