News From Southern Indonesian

NPL Bank NTT Mengalami Penurunan

0 9

KUPANG,flobamorata.com- Non Performing Loan (NPL) atau ratio angka resiko kredit di Bank NTT mengalami penuruna, dari angka sebelumnya 4,34 persen menjadi 4,21 persen. Penurunan ini diakibatkan oleh tertagihnya Rp. 25 Milliar kredit macet dari total Rp. 320 Milliar Lebih.

Hal ini disampaikan Alex Riwu Kaho, Pelaksana Tugas Direktur Utama Bank NTT, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi III DPRD NTT, Rabu, 10 Juni 2020. Menurutnya, Bank NTT akan terus berupaya untuk melakukan penagihan sisa kredit macet agar menekan NPL tersebut.

“ Masih tersisa Rp. 300 Milliar lebih, yang akan kami upayakan untuk terus melakukan penyelesaian dengan wajib kredit untuk dilunasi,” katanya.

Bahkan dirinya mengaku, telah mengambil beberapa langkah untuk mengatasi kredit macet di Bank NTT, antara lain melaporkan ke aparat penegah hukun untuk penyelesaian kredit bermasalah tersebut, dan melakukan penindakan terhadap beberapa pegawai.

“Kami sudah memberikan tindakan tegas kepada para pejabat dan pegawai Bank NTT yang terbukti melanggar ketentuan internal,  sejak 7 Mei 2020 sampai 9 Juni 2020, dengan sanksi tegas berupa PHK sebanyak 4 orang,” ungkapnya. (fatur)

 

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More