News From Southern Indonesian

Antisipasi Persoalan Hukum Terkait Kredit, Bank NTT MoU Dengan Kejari Kota Kupang

0 30

KUPANG,flobamorata.com- PT. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (NTT) atau Bank NTT terus meningkatkan kinerja yang sehat dan baik. Kali ini, Bank NTT melakukan terobosan baru dibidang hukum. Melalui penandatanganan Memorandum of Understanding atau nota kesepahaman dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Kupang dalam bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, Bank NTT beritikad baik untuk mencipktakan bisnis kredit yang sehat dan berdasarkan hukum.

Hadir dalam acara tersebut, Bank NTT yang diwakili oleh Pimpinan KCU Bank NTT, Saul Luis Wenji dan Kepala Kejaksaan Negeri Kota Kupang diwakili oleh Maks O Sombu, yang berlangsung di Kantor Kejari Kota Kupang, Rabu, 8 Juli 2020 pagi.

Saul Wenji mengungkapkan, persoalan kredit macet merupakan masalah klasik yang kerap dialami oleh dunia perbankan. Ia mengisahkan, saat masuk sebagai Pimpinan KCU Bank NTT, berdasarkan data, terdapat Rp. 70 Milliar lebih kredit macet. Namun saat ini sudah tertagih Rp. 12 Milliar, sedangkan sisanya masih terus dilakukan upaya penagihan.

“ Kita akan terus berupayah untuk bisa melakukan penagihan kredit macet yang ada di KCU, yang masih tersisa sekitar Rp. 60 Milliar lebih,” ujarnya.

Dijelaskannya, masalah kredit macet yang terjadi akibat kesalahan administrasi yang dilakukan oleh internal bank. Untuk itu PKS ini menjadi penting sehingga ada acuan hukum jelas terkait persoalan kredit.

“Kedepan nanti, kami akan selalu konsultasi dengan pihak kejaksaan terkait masalah pemberian kredit dan masalah hukum lainnya yang ada di bank NTT,” ungkapnya.

Sementara itu Kejari Kota Kupang, Maks Oder Sombu mengungkapkan, dirinya menyambut baik PKS dengan Bank NTT. Ia memberikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan dalam menangani masalah perdata dan tata usaha negara. Dirinya mengikatkan bahwa kehadiran pihaknya bukan momok yang menakutkan, tetapi sebagai bentuk sinergitas bersama Bank NTT untuk menciptakan bank yang sehat secara kredit.

“Kehadiran kejaksaan bukan momok menakutkan, tapi menolong dan membantu bagaimana menyelematkan dan pemulihan keuangan negara,” ucapnya.

Dalam acara penandatanganan PKS tersebut, hadir sejumlah pejabat Bank NTT KCU Cabang Kupang. Selain para pejabat KCU, juga beberapa staf dari Devisi Corporate Secretary juga ikut mendampingi proses tersebut. (JeOt)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More