Pilkada Malaka, “Ujian Dalam Debat Kebijakan”

  • Bagikan

BETUN,flobamorata.com- Pilkada Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) tinggal mengitung bulan. Menuju lima bulan kedepan, tentu menjadi waktu yang penting bagi para kandidat calon untuk meyakinkan rakyat sebagai pemilik hak suara. Para kandidat akan diuji bagaimana konsep mereka soal kebijakan visi dan misi dalam memimpin dan membangun Malaka, sebelum diputuskan pada 9 Desember 2020 nanti saat pencoblosan.

Hampir pasti bahwa Pilkada Malaka tahun ini, akan diikut oleh dua pasangan bakal calon. Ada pasangan Simon Nahak – Lucky Loise Taolin, atau Paket Sakti, dengan dukungan partai PKB, PSI dan Perindo. Lawan mereka bukan paket “kaleng-kaleng”.  Sosok dengan karir politik yang baik serta berpengalaman, yaitu Stefanus Bria Seran, bupati petahana Kabupaten Malaka, yang memilih Wendelinus Taolin, sebagai bakal calon Wakil Bupati yang dikemas dengan nama SBS–WT. Tidak tanggung-tanggung, paket ini didukung oleh Partai Golkar (8 Kursi), Nasdem (3 Kursi), menyusul Demokrat, PDI Perjuangan dan Gerindra, yang saat ini sedang dalam proses finalisasi surat keputusan dukungan.

Baca Juga :  Bupati Malaka : Terima Kasih Rakyatku

Politik ini sejatinya soal “Jualan Produk”. Mengapa?, sebab kalau hanya andalkan kendaraan politik tentu tidak terlalu berpengaruh untuk mengepul suara rakyat. Figur yang kredibel dengan pengalaman mumpuni, kemampuan intelektual yang cakap, sifat rendah hati dan merakyat, serta memiliki visi dan misi kebijakan yang pro rakyat, akan menjadi produk yang laris manis untuk dipilih rakyat.

Dari kedua Paket ini, Sakti maupun SBS-WT, kita harus sepakat bahwa SBS-WT masih unggul secara “Produk” kemasan. Sosok SBS sebagai bupati petahana, tentu paham benar soal bagaimana cara membangun Malaka. kemampuan intelektual yang terukur, pengalaman sebagai bupati pertama Malaka, yang meletakan dasar dan konsep pembangunan, serta matang dalam urusan birokrasi, menjadi garansi yang baik untuk menarik simpati rakyat agar memilih SBS.

Baca Juga :  Saat Jari Kita Menjadi Kompas Menuju Bui

Sosok SBS yang matang dan berpengalaman dipadu dengan Wendelinus Taolin (WT), politisi yang dikenal santun dan rendah hati serta ramah senyum ini, tentu dianggap paling ideal untuk memimpin Malaka lima tahun kedepan.

Paket SBS-WT, sejauh ini sudah teruji. Dalam rekam jejak paket ini, terutama SBS, banyak program yang dilakukan dan berhasil. Program kesehatan, infra struktur, Revolusi Pertanian Malaka, Pengelolaan dan Penataan Sistim Birokrasi yang baik menjadi dasar untuk maju dengan dukungan dan simpati masyarakat. Memang tidak sempurna seratus persen. Ada kekurangannya iya.  Tetapi jika dibandingan dengan keberhasilan yang didapat, serta usia Kabupaten Malaka yang merupakan kabupaten baru,  tentu capaian yang dilakukan SBS ini sangat luar biasa.

Baca Juga :  Pemkot Kupang Sesuaikan Honor PTT Dengan UMK 2020

Lalu bagaimana pasangan Sakti? Sejauh ini mungkin saya yang kurang referensi atau memang tidak ada sama sekali soal rekam jejak pasangan ini, terutama soal konsep membangun Malaka. saya mencoba untuk mencari rekam jejak pasangan ini dengan menelusuri mesin pencari goggle, hasilnya hanya satu yang bisa disimpulkan. Semua informasi dari goggle hanya berisikan niat pasangan ini untuk maju bertarung dalam Pilkada Malaka. Selebihnya tidak ada. Bahkan saya penasaran, kemudian mengetik di mesin pencari google dengan keyword “ Visi Misi Simon Nahak dan Kim Taolin Membangun Malaka”, hasilnya juga nihil. Dan jujur, saya kecewa soal ini.

  • Bagikan