News From Southern Indonesian

Mantan Pengurus Desa Naimana Diduga “Makan Uang” BUMDes

0 357

BETUN,flobamorata.com- Mantan pengurus Badan Usaha Milik Desa(BUMDes) Naimana, Kecamatan Malaka Tengah, Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur(NTT), diduga menggelapkan dana BUMDes, tahun anggaran 2017 hingga 2019 sebesar Rp. 98 juta.

Hal ini terungkap dari fiktif bahkan nihilnya laporan pertanggung jawaban dari para pengurus dalam hal ini Ketua dan Bendahara BUMDes Naimana, Atnasius Bere dan Arlen Otu, bahkan mantan Kepala Desa Naimana, Dominikus Knaofmone.

“Sejak saya masuk jadi penjabat, saya sudah panggil mereka untuk berikan laporan pertanggung jawaban soal keuangan BUMDes, tetapi dari semua penjelasan dan klarifikasi tidak ada titik temu dan persesuaian data,” ungkap Penjabat Desa Naimana, Frans Nuak, kepada flobamorata.com, Selasa, 28 Juli 2020.

Menurut Frans, berdasarkan data yang ada, pada tahun 2017, Pemdes Naimana alokasikan dana sebesar Rp. 50 juta untuk kegiatan pelatihan dan usaha simpan pinjam. Sedangkan tahun 2018 dianggarkan lagi dana sebesar Rp. 48 Juta untuk usaha kios, namun semua program dan dana tersebut tidak berjalan, sehingga menurutnya ada kejanggalan dalam tata kelolah keuangan. Bahkan dirinya akan membawa soal ini ke ranah hukum biar ada kepastian atas seluruh pertanyaan masyarakat Desa Naimana.

” Semua upaya sudah dilakukan, dan smpai pada titik akhir saya akan bawa ke proses hukum, buat ada kepastian akan semua pertanyaan masyarakat,” ujarnya yang baru menjabat tujuh bulan ini.

Sementara itu, mantan Desa Naimana, Dominukus Knaofmone, yang dikonfirmasi terpisah oleh redaksi flobamorata, mengatakan, mandeknya pengelolaan dana BUMDes Naimana tersebut akibat pengelolaan pengurus yang tidak becus.

” Waktu saya menjabat, saya minta para pengurus untuk buat pertanggung jawaban, tetapi mereka tidak gubris,” ucapnya menjawab flobamorata.com, saat wawancara per telepon, Selasa, 28 Juli 2020 malam.

Akibat tidak masukan laporan tersebut, oleh pihak desa, sambung Knaofmone, pada tahun 2019, dana sebesar Rp 28 juta yang akan dianggarkan ke BUMDes Naimana, dibatalkan dn disetor kembali ke Kas Desa. (ferdhy bria)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More