News From Southern Indonesian

Tak Pernah Bosan, Simpatisan SN-KT Diduga Terus Lakukan Provokasi

0 857

BETUN,flobamorata.com- Seolah tanpa kenal lelah dan bosan, simpatisan dan loyalis Pasangan Calon Bupati Malaka, Provinsi NTT, Simon Nahak dan Kim Taolin atau dikenal dengan nama Paket SN-KT, diduga terus melakukan provokasi.

Provokasi yang dilakukan oleh massa yang menamakan diri “Relawan Sakti”, terus dilakukan saat kampanye Pasangan Nomor Urut 2, Stefanus Bria Seran dan Wendwlinus Taolin atau Oaket SBS-WT, di beberapa titik kampanye, yang bukan masuk dalam zona dan jadwal kampanye Paslon SN-KT.

Bahkan cara dan tingkah mereka kerap memantik perseliaihan, bahkan dinilai sebagai bentuk pembelajaran demokrasi yang buruk. Dimana, bentuk provokasi yang dilakukan dengan cara menganggu jalannya proses kampanye SBS-WT, dengan berteriak dan memutar musik di dekat lokasi kampanye tersebut.

Seperti yang terjadi kemarin, Senin, 2 November 2020, Relawan SN-KT kembali hampir bentrok dengan massa dan tim kampanye SBS-WT di Dusun Bualaran, Desa Wederok, Kecamatan Malaka Tengah.

Dimana saat iringan massa SBS masuk dan siap melakukan pertemuan terbatas, belasan simpatisan SN-KT nampak berteriak sambil bergoyang di dekat lokasi yang menganggu jalannya kampanye.

Kejadian ini membuat Kapolres Malaka, Albert Neno, langsung turun ke lokasi, dan membubarkan aktivitas tersebut. Menurutnya, tindakan provokasi ini dapat memicu konflik dalam masyarakat.

“Terkait dengan kegiatan-kegiatan kampanye baik dengan pendukung pasangan calon nomor urut 1 atau nomor urut 2, ketika ijin untuk dilakukan kegiatan di tempat itu, dimana orang lain yang tidak dapat ijin tidak boleh lakukan aktivitas lain yang mengganggu ketertiban orang lain, dan memicu terjadinya konflik,” ungkapnya.

Apabila kedapatan, maka pihaknya akan lakukan proses hukum, sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Terjadi dan kedapatan lagi, kami akan proses hukum sesuai aturan yang berlaku,” pungkasnya. (ferdhy bria)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More