News From Southern Indonesian

Aneh, Wartawan Dilarang Meliput Pembukaan Kotak Suara Di KPU Malaka

0 985

BETUN,flobamorata.com- Aneh dan terkesan ada yang disembunyikan. Itulah ungkapan pas yang patut diberikan kepada KPU Malaka.

Pasalnya, KPU Malaka melarang wartawan untuk meliput proses pembukaan kotak suara dan penggandaan dokumen di Kantor KPU Malaka, Jumat, 22 Januari 2021.

Wartawan hanya diperkenankan menyaksikan dan meliput pembukaan satu kotak suara secara simbolis, selanjutnya wartawan diminta keluar dan tidak boleh melakukan peliputan saat proses penggandaan dokumen karena menurut KPU sudah disaksikan Bawaslu dan pihak kepolisian.

Seperti disaksikan wartawan media ini belasan wartawan Malaka yang mendatangi KPU Malaka sangat kecewa ketika salah satu anggota Komisioner KPU Malaka, Yuventus Bere meminta wartawan yang bertugas meninggalkan areal penggandaan dokumen yang dibuka KPU dari kotak suara.

Ketua Aliansi Pewarta Merah Putih (APMP) Kabupaten Malaka, Ferbry Tahu kepada wartawan mengatakan sangat menyesalkan larangan peliputan bagi para wartawan di KPU Malaka.

” Harusnya KPU Malaka lebih terbuka dan transparan dalam pelaksanaan tugasnya agar tidak menjadi bahan pertanyaan masyarakat, apalagi proses pembukaan dokumen di Kotak suara itu sangat sensitif dan menjadi perhatian publik di Kabupaten Malaka saat ini” ujarnya.

Wartawan Pos Kupanng, Fredy Hayon kepada media ini membenarkan ada permintaan dari Komisioner KPU agar wartawan meninggalkan areal penggandaan dokumen karena menurut KPU itu persoalan teknis yang hanya bisa disaksikan Bawaslu dan pihak kepolisian.

Pimpinan Media Online, Timorline , Cyriakus Kiik mengatakan hal senada. Menurut Kiik, sikap KPU jelas bertentangan dengan prinsip kerja jurnalis yanh diatur oleh Undang-Undang tentang kebebsan pers.

” Seharusnya KPU tidak melarang wartawan melakukan peliputan saat penggandaan dokumen agar tidak menjadi bahan pertanyaan publik,” ungkapnya. (ferdhy bria)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More