News From Southern Indonesian

PLT Camat Weliman Diduga Catut Nama Bupati Malaka Guna Pecat Perangkat Desa Laleten

REPORTER : FERDHY BRIA

0 2.059

BETUN,flobamorata.com- Pelaksana Tugas Camat Weliman, Kabupaten Malaka, Provinsi NTT, Heni A Benu, diduga mencatut nama Bupati Malaka, Simon Nahak, sebagai alasan guna memberhentikan dan memecat 53 orang perangkat Desa Laleten.

Hal ini terungkap dalam acara pemberhentian dan pemecatan serta serah terima 53 perangkat Desa Laleten di Kantor Desa Laleten, Rabu 1 Juli 2021. Dimana menurut Yohanes Nahak, mantan Kasie Kesejahteraan Desa Laleten, alasan pemberhentian dirinya bersama 52 perangkat desa lainnya atas perintah Bupati Malaka, berdasarkan pernyataan PLT Camat Weliman, Heni A Benu.

“ Tadi pas acara, ibu camat blang ini perintah mendadak bupati harus segera ganti semua,” ucapnya kepada wartawan di Laleten, Rabu, 1 Juli 2021.

Selain perintah Bupati Malaka, menurutnya, seluruh apparat dan perangkat desa hingga Kader Kesehatan dan PKK diberhentikan juga, dengan alasan lain ada temuan kerugian dalam pengelolaan dana Covid-19 oleh Inspektorat Kabupaten Malaka.

“ Selain perintah bupati, katanya ada temuan soal bansos Covid-19, sehingga kami semua diberhentikan,” ujarnya.

Namun demikian, tandasnya, pemberhentian ini dinilai cacat prosedur. Pasalnya, pemberhentian 53 orang perangkat desa ini, disaat tahun anggaran sedang berjalan, dengan alasan yang tidak subtantif. Bahkan akibat hal ini, Nahak bersama seluruh perangkat yang diberhentikan merasa tidak puas dan akan menempuh jalur hukum guna menyelesaikan persoalan ini.

“Terkait pemberhentian ini kami merasa tidak puas, karena pemberhentan ini ditengah tahun berjalan. Soal pergantian ya silahkan saja tetapi ada saatnya. Karena SK kami berlaku satu tahun,” ungkapnya.

Secara terpisah, PLT Camat Weliman, Heni A Benu, yang dikonfirmasi per telepon terkait hal ini mengelak akan pernyataannya. Menurutnya, pemberhentian itu bukan atas perintah bupati, tetapi melalui koordinasi dengan Dinas PMD Kabupaten Malaka.

“ Tidak, ini melalui koordinasi dengan PMD, untuk ganti semua, bukan dari bupati, tetapi PMD,” ujarnya menjawab konfirmasi flobamorata.com, Rabu, 1 Juli 2021.

Namun demikian, pernyataan PLT Camat Weliman tersebut, Kembali dibantah oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Malaka, Agustinus Nahak. Ketika dikonfirmasi per telepon terkait pernyataan PLT Camat Weliman, Agustinus membantah dengan keras hal tersebut.

“ Kami hanya dapat surat pemberitahuan, dan kami berikan konfirmasi serta himabaun, bahwa pergantian di tengah tahun anggaran tidak dibolehkan. Selain itu, kami sampaikan beberapa syarat terkait pengangkatan perangkat baru. Pertimbangan kami ke camat jelas, bahwa tidak boleh ganti di tahun anggaran berjalan, sebab Jadi camat itu harus bekerja guna memperbaiki sistim pemerintahan, bukan mengganti orang,” jelasnya.

Dalam pemberhentian 53 perangkat Desa Laleten tersebut, PLT Camat Weliman hanya menyisahkan Erni Benu, yang nota bene adik kandungnya, dengan Jabatan Baru sebagai Sekretaris Desa Leleten, dari jabatan lamanya Kasie Pemerintahan Desa Laleten. Selain Erni, Ada Blandina Sun, yang merupakan ipar kandung PLT Camat Laleten yang diangkat menjadi Bendahara Desa Leletan.+++

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More