ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Saat Bupati Malaka Jawab Asa Anak Didik SD Oevetnai

Avatar photo
  • Bagikan

BETUN,flobamorata.com- Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei 2023 tentu menjadi momentum luar biasa berkesan bagi warga di Dusun Wetalas, Desa Weulun, Kecamatan Wewiku, Kabupaten Malaka. Bagaimana tidak, tepat saat semua anak bangsa sedang larut dalam euforia perayaan Hari Pendidikan Nasional, Bupati Malaka, DR. Simon Nahak, S.H, M.H berkunjung ke SD Oevetnai di desa tersebut.

Kehadiran SN demikian sapaan Bupati Simon Nahak tersebut, ibarat oase di padang gurun. Kehadirannya bersama dengan perangkat Dinas Pendidikan Kabupaten Malaka memang ingin melihat kondisi SD Oevetnai secara langsung. Dimana pada tanggal 23 Januari 2017, sekolah ini pernah ditutup oleh mantan Bupati Malaka saat itu, dr. Stefanus Bria Seran (SBS) dengan alasan tidak layak karena kondisi fasilitas dan sarana penunjang.

ads

Keputusan SBS, sapaan lain mantan Bupati Malaka tersebut, tentu mematikan hope dan harapan anak didik SD Oevetnai saat itu. Bagaimana tidak, tanpa memberikan solusi terkait keberadaan sekolah tersebut, pihak pemerintah Kabupaten Malaka langsung memberikan vonis ditutup dengan alasan yang sangat miris.

Baca Juga :  Empati Bupati Malaka Atas Nestapa Warga

Namun takdir berkata lain. Di bawah kendali pemerintahaan Bupati Simon Nahak saat ini, SD Oevetnai mendapatkan perhatian serius. Eksekusi program langsung dilakukan oleh Bupati Simon Nahak guna  memudahkan akses pelayanan di SD Oevetnai. Kebijakan tersebut yakni Pertama, Listrik masuk sekolah, yang mana saat ini pihak PLN sedang membersikan lahan untuk pemasangan tiang dan kabel.

Baca Juga :  Bawa Visi No Child Left Behind, Anggota Brimob NTT Hadirkan Rumah Belajar Sanctissima

Kedua, Anggaran pembangunan  Jalan Aspal masuk ke Wetalas guna mempermudah akses anak didik menjangkau sekolah serta Ketiga, menempatkan seorang kepalah sekolah yang tepat agar menjamin kualitas Pendidikan yang baik di SD Oevetnai.

Apa yang dilakukan oleh Bupati Simon Nahak, tentu menjadi hal penting yang sangat membantu dalam menghilangkan memory masyarakat Malaka akan “kebijakan salah”  terkait pengelolaan Pendidikan di Malaka saat lampau.

  • Bagikan