Khusus untuk DPK, bank yang berdiri pada tahun 1962 ini sudah memiliki dana murah atau current account saving account (CASA) mencapai Rp7,25 triliun. Jumlah tersebut setara dengan 55,19 persen dari total DPK Bank NTT.
Rasio keuangan Bank NTT juga terbilang sehat. Non-performing loan (NPL) gross atau kredit macet di angka 3,47 persen. Sementara NPL nett sudah turun 40 basis poin menjadi 1,12 persen.
Penyusutan beban perseroan berdampak baik terhadap efisiensi bank. Biaya Operasional Pendapatan Operasional (BOPO) turun 223 bps menjadi 86,97 persen. Net interest margin (NIM) terjaga di angka 6,36 persen.
Kinerja Bank NTT yang positif di paruh pertama 2025 ditutup dengan peningkatan aset bank sebesar 1,90 persen (yoy), dari Rp17,24 triliun menjadi Rp17,57 triliun.**JeFF
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











