Sinergi ini menjadi contoh bagaimana kolaborasi antar lembaga dapat menghasilkan dampak nyata bagi masyarakat. Dengan pemahaman yang lebih baik, pelaku UMKM diharapkan mampu mengambil keputusan finansial yang lebih tepat.
Di tengah ketidakpastian ekonomi, literasi keuangan menjadi benteng. Dan di Sumba Timur, benteng itu sedang dibangun bersama.
Kepala Kantor Perwakilan LPS II, Bambang S. Hidayat, menekankan bahwa inklusi keuangan harus diiringi pemahaman yang memadai. Peran LPS dalam menjamin simpanan menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap perbankan.
OJK NTT, sebagai regulator, memastikan bahwa akses keuangan yang diberikan tetap berada dalam koridor yang aman dan legal.
Menurutnya, literasi keuangan bukan hanya soal pengetahuan, tetapi juga soal perlindungan terhadap masyarakat.***JeFF
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











