ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Topik : 

Bank NTT Sumbang Deviden ke Pemprov NTT Sebesar 29 Miliar

Avatar photo
Reporter : FATUREditor: TAOLIN
  • Bagikan

Charlie mengatakan, persoalan lain adalah ada kredit yang memburuk, sehingga cadangan harus ditambah. Penambahan cadangan ini, mengakibatkan ada kenaikan pada biaya.

“Ketiga, ada beberapa biaya yang sebelumnya itu tidak dibukukan atau dibebankan. Sekarang, setelah saya masuk, saya bilang ini tidak boleh. Harus dibebankan. Mau nanti neraca laba rugi kita kurang bagus, tapi ini kan suatu kenyataan,” ungkapnya.

Scroll kebawah untuk lihat konten
ads
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Terkait poin ketiga, Charlie menguraikan, Bank NTT harus membayar kewajiban kepada Jamkrindo sebesar Rp7,3 miliar, dan kewajiban membayar pajak.

Baca Juga :  Bank NTT Bukukan Laba 90 Miliar pada Triwulan II 2025

“Kenapa? Kalau kita tidak membayar itu, kita tidak bisa menjalankan KUR, padahal sekarang kita sudah mau menjalankan KUR, belum lagi ada kewajiban pajak. Meskipun kita belum berperkara, tapi saya sudah harus cadangkan biaya ini,” ungkapnya.

Charlie menambahkan, target deviden untuk tahun 2026, pihaknya menargetkan deviden Rp43,6 miliar. “Kita targetkan Rp43,6 miliar, tapi kan baru dihitung sampai tahun depan,” pungkasnya.+++JeFF

  • Bagikan