“Kami menargetkan laba sekitar Rp260 miliar pada tahun depan, naik hampir 28% dari estimasi tahun ini,” kata Charlie optimistis.
Charlie mengungkapkan bahwa, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah meminta Bank NTT untuk memperkuat portofolio pinjaman di sektor komersial dan UMKM. Untuk itu, ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara Bank NTT dan pemerintah daerah (Pemda).
Charlie berharap kehadirannya di Bank NTT dapat membawa semangat baru dalam membangun ekonomi daerah dan menyejahterakan karyawan.
“Saya berharap Bank NTT bisa menjadi motor kemajuan ekonomi di NTT, sekaligus membuat karyawannya sejahtera,” pungkasnya.+++JeFF
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











