“Dengan NPL di bawah 5 persen, kami optimis tahun ini bisa mendapatkan kuota penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Target kita adalah kuota sebesar Rp1 triliun,” jelasnya.
Namun demikian, Johanis mengingatkan bahwa stabilitas harus dijaga. “Selama tiga bulan ke depan, kita harus pertahankan NPL agar tidak naik. Kalau bisa turun lagi, peluang kita untuk dapat kuota KUR makin besar,” tambahnya.
Langkah ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat NTT, terutama pelaku usaha kecil dan sektor produktif di desa-desa yang selama ini sulit mengakses pembiayaan formal.[JeFF]
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











