“Data Center dan Disaster Recovery Center menjadi bagian penting dalam menjaga kesinambungan layanan. Jika terjadi gangguan akibat faktor teknis, bencana alam, maupun ancaman siber, maka sistem cadangan dapat segera diaktifkan sehingga pelayanan kepada nasabah tetap berjalan,” jelasnya.
Selain pembenahan infrastruktur, Bank NTT juga menaruh perhatian besar pada peningkatan kompetensi sumber daya manusia di bidang teknologi informasi. Menurut Rahmat, kesiapan SDM menjadi faktor penting agar transformasi digital dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.
“Teknologi terus berkembang dan tantangan keamanan digital semakin kompleks. Karena itu, Bank NTT harus terus meningkatkan kompetensi SDM sekaligus memperkuat infrastruktur agar mampu memberikan layanan terbaik bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, investasi pada penguatan Data Center dan Disaster Recovery Center akan memberikan manfaat nyata bagi nasabah, mulai dari meningkatnya keamanan transaksi hingga terjaminnya ketersediaan layanan digital seperti mobile banking, ATM, dan berbagai kanal elektronik lainnya.
Bank NTT optimistis penguatan infrastruktur digital tersebut akan semakin meningkatkan kualitas pelayanan sekaligus memperkuat daya saing perusahaan dalam menghadapi perkembangan industri perbankan nasional.***JeFF
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











