KUPANG,flobamorata.com- Kabar meninggalnya Uskup Emeritus Keuskupan Agung Kupang Mgr. Petrus Turang meninggal dunia di Jakarta pada Jumat 4 April 2025 merupakan duka mendalam bagi seluruh masyarakat NTT. Sebagi salah satu tokoh agama yang kharismatik dan populis, nama Uskup Emeritus Petrus Turang akan menjadi bagian sejarah di NTT khusunya Keuskupan Agung Kupang.
Bank NTT sebagai bagian integral dalam mengerakan roda ekonomi masyarakat NTT tentu merasa kehilangan sosok Uskup Petrus Turang. Ucapan duka cita dalam bentuk flyer lagsung diterbitkan oleh manejemen Bank NTT di berbagai platform media sosial.
Menurut Pelaksana Tugas Direktur Utama Bank NTT, Yohanis Landu Praing, kepergian Uskup Emeritus Keuskupan Agung Kupang Mgr. Petrus Turang setelah dirawat secara intensif di Rumah Sakit Pondok Indah (RSPI), Jakarta Selatan adalah duka mendalam bagi keluaga besar Bank NTT.
“Kita semua terutama seluruh keluarga besar Bank NTT merasa kehilangan. Beliau adalah sosok karismatik dan pimpinan umat katolik di Keuskupan Agung Kupang yang sudah memberikan partisipasi nyata dalam pembangunan iman umat katolik di NTT serta kehidupan toleransi umat beragama. Kit semua sangat kehilangan tokoh besar,” ungkapnya menjawab flobamorata.com
Uskup Emeritus Keuskupan Agung Kupang Mgr. Petrus Turang Petrus Turang lahir pada tanggal 23 Februari 1947. Ia memulai perjalanan akademisnya di Sekolah Tinggi Seminari Pineleng dan menuntaskan studi pada 1974. Dari sana, Petrus tidak hanya memperdalam pemahaman teologis tetapi juga mengembangkan kecintaan mendalam terhadap filsafat, yang ia lanjutkan dengan meraih gelar sarjana pada tahun berikutnya di institusi yang sama.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











