ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Topik : 

Besok Bank NTT dan Bank Jatim Teken SHA Terkait Pemenuhan Modal Inti

Avatar photo
Reporter : JEFFRY TAOLINEditor: ADMIN
  • Bagikan

KUPANG,flobamorata.com- Kalau tidak ada aral dan rintangan, direncanakan besok, [16 Desember 2024], Bank NTT akan melakukan penandatanganan Sharing Holder Agreement (SHA) dengan Bank Jatim untuk memenuhi modal inti minimum Rp3 Triliun.

Pemenuhan Modal Inti Minimum merupakan skema yang wajib dilaksanakan oleh bank daerah berdasarkan regulasi yang dikeluarkan oleh Otortas Jasa Keuangan. Dimana bank daerah yang modal inti minimumnya belum mencapai Rp3 Triliun wajib melakkan kerjasama KUB (Kelompok Usaha Bank). Dalam hl ini Ba NTT mendapatkan sokongan dari Bank Jatim.

Scroll kebawah untuk lihat konten
ads
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Keputusan Bank Jatim sendiri untuk melakukan KUB dengan Bank NTT sudah dibahas sebelumnya dalam proses diskusi maupun proses due diligence hingga diputuskan dalam RUPS LB (Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa) Bank Jatim pada Rabu, 11 Desember 2024.

Baca Juga :  Sambut Idul Fitri, Bank NTT Terima Penukaran Pecahan Uang Rupiah

“Kalau tidak ada perubahan maka pada 16 Desember 2024 ini akan dilaksanakan penandatangan SHA di Surabaya bersama Bank Jatim,” ujar Pelaksana Tugas Direktur Utama Bank NTT, ohanis Landu Praing SE, MM kepada flobamorata.com, Sabtu 14 Desember 2024.

Dengan adanya dukungan Bank Jatim, ungkapnya, maka Bank NTT memiliki peluang besar untuk selamat dan tetap menjadi kebanggaan Nusa Tenggara Timur. Saat ini Bank NTT butuh tambahan modal Rp600 Miliar untuk penuhi modal inti minimum bank yakni Rp3 Triliun. Sementara saat ini modal inti Bank NTT baru sebesar Rp 2,4 triliun.

Baca Juga :  Bank NTT dan Bank Jatim Teken RSTI Tahun 2025

Untuk diketahui, dalam RUPS LB Bank NTT pada Sabtu, 16 November 2024, para pemegang saham menyepakati rencana kerjasama Kelompok Usaha Bank (KUB) Bank NTT dengan bank Jatim, untuk penuhi modal inti minimum Bank NTT.

  • Bagikan