ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Topik : 

Dirut Bank NTT: KUR Adalah Sarana Bagi UMKM Untuk Bersaing di Pasar Komersial

Avatar photo
Reporter : FATUREditor: TAOLIN
  • Bagikan

KUPANG,flobamorata.com- Direktur Utama Bank NTT, Charlie Paulus menegaskan bahwa pemberian Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada palaku UMKM adalah media untuk mendorong bisnis UMKM bersaing di pasar komersial.

“Tujuan akhir KUR adalah mempersiapkan UMKM agar mampu bersaing di pasar kredit komersial,” tegasnya dalam dialog publik di Kupang, Sabtu 21 Februari 2026 dalam rangka peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026.

Scroll kebawah untuk lihat konten
ads
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Saat ini menurutnya, Bank NTT merencanakan penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) pada 2026 dengan kuota mencapai Rp350 miliar yang difokuskan untuk mendukung pelaku UMKM serta skema khusus bagi pekerja migran.

Baca Juga :  Bank NTT Gelar Bazar Ramadan Selama Bulan Puasa

“Penyaluran KUR Bank NTT memang beberapa waktu lalu sempat dihentikan karena adanya kredit bermasalah yang cukup besar. Namun, pada 2026 kami sudah mendapatkan kuota KUR sebesar Rp350 miliar, di mana Rp50 miliar dialokasikan untuk pekerja migran,” katanya.

Ia menjelaskan KUR 2026 tersebut disiapkan dengan perincian Rp100 miliar untuk KUR mikro, Rp200 miliar untuk KUR kecil dan Rp50 miliar untuk KUR penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Baca Juga :  13 Orang Resmi Mendaftar Untuk Posisi Dirkom Bank NTT

“Target debitur baru KUR 2026 di NTT sekitar 3.450 orang, khusus KUR penempatan PMI menargetkan sedikitnya 1.000 debitur,” ujarnya.

  • Bagikan