Dengan demikian, produk-produk lokal tidak hanya dijual dalam bentuk bahan mentah, tetapi memiliki nilai tambah yang lebih tinggi.
“Hilirisasi harus menjadi perhatian sehingga masyarakat memperoleh keuntungan yang lebih besar. Selain itu, distribusi dan pemasaran juga perlu diperkuat agar hasil produksi masyarakat bisa menjangkau pasar yang lebih luas,” ujarnya.
Melki juga meminta Bank NTT memperkuat sinergi dengan Pemerintah Provinsi NTT serta seluruh pemerintah kabupaten dan kota di daerah tersebut. Menurutnya, dukungan sektor perbankan sangat penting untuk menyukseskan berbagai program prioritas pemerintah daerah.
“Bank NTT harus menjadi mitra strategis pemerintah provinsi, pemerintah kota, dan seluruh pemerintah kabupaten di NTT dalam mendukung program-program unggulan yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Melki berharap, memasuki usia ke-64 tahun, Bank NTT mampu memperkuat tata kelola, meningkatkan kepercayaan masyarakat, dan menjadi motor penggerak ekonomi daerah yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat NTT.
“Dirgahayu Bank NTT ke-64. Teruslah tumbuh menjadi bank yang sehat, profesional, terpercaya, dan menjadi kebanggaan masyarakat NTT. Tinggalkan berbagai persoalan masa lalu, perkuat tata kelola yang baik, dan teruslah menjadi penggerak pembangunan ekonomi daerah. Maju terus Bank NTT, sukses menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” tutup Gubernur Melki. (*)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











