“Kemarin kami sudah berkomunikasi, mudah-mudahan tidak ada perubahan, Bank NTT rencananya akan mendapatkan dukungan untuk bisa menyalurkan KUR di NTT sebesar kira-kira Rp1 Triliun,” ujarnya.
Dengan dkungan tersebut, Gubernur Melki memastikan bahwa penyaluran KUR, harus dilaksanakan dengan baik untuk digunakan oleh masyarakat, guna menggerakan ekonomi di level bawah termasuk program OVOP.
“Sekaligus menggerakan sektor pertanian, kelautan, perikanan, peternakan dan perkebunan, dan penyaluran KUR akan didampingi oleh lembaga-lembaga, untuk bisa memastikan KUR ini produktif bergerak di lapangan, dan dikembalikan lagi kepada bank NTT sehingg NPL-nya kita usahakan di bawah 1 atau 0 koma,” jelasnya.
Waketum DPP Partai Golkar ini menyatakan, jika semua rencana berjalan dengan baik, maka ia pastikan bahwa program OVOP se-NTT akan dibiayai oleh KUR.
“Program ini akan didampingi oleh Pemerintah Kabupaten/Kota se-NTT, juga oleh teman-teman pengusaha, lembaga keagamaan, kampus dan sebagainya. Jadi mereka akan menjadi mitra dari penyaluran kredit ini di lapangan,” ungkapnya.(*/JeFF)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











