Dijelaskannya, dengan kehadiran Kupang Mart sebagai pasar UMKM dengan hadirnya OVOP NTT “One Village One Product” (Satu Desa Satu Produk) dapat mengembangkan potensi lokal di setiap desa menjadi produk unggulan berkualitas global.
Selain itu dapat meningkatkan ekonomi desa, membangun kemandirian, serta memperkuat identitas daerah NTT melalui produk seperti tenunan, makanan khas, kerajinan, dan hasil pertanian serta perikanan.
“Program ini mendorong UMKM lokal untuk naik kelas dengan bantuan inovasi, kualitas, kemasan, legalitas (BPOM/Halal), hingga pemasaran digital agar bisa bersaing di pasar nasional dan internasional” jelasnya.
Langkah konkret yang dilakukan menurut Gubernur NTT, Pihaknya sudah meluncurkan “Gerakan Beli Produk NTT” dan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) untuk mendorong pembelian produk lokal.
Selain itu diadakan pameran produk unggulan secara reguler serta pendampingan kepada UMKM di desa untuk proses legalitas dari pihak BPOM, pemasaran secara digital, kemasan hingga barcode produk.+++JeFF
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











