News From Southern Indonesian

Sesakti Apakah Mereka?

Oleh : Ferdhy Bria

0 191

BETUN,flobamorata.com- Perhelatan politik Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) sisa menghitung hari. Dua paket diprediksi bakal bertarung secara head to head, yakni Simon Nahak – Kim Taolin (Sakti) versus Stefanus Bria Seran dan Wendelinus Taolin (SBS-WT).

Banyak yang menganalogikan pertarungan ini ibarat “Duad melawan Goliath” seperti dalam kisah bible. Prediksi dan analogi ini biasa dan sah-sah saja. Maklum, dukungan partai koalisi untuk Paket Sakti sangatlah ramping dan kecil, ketimbang partai pendukung SBS-WT yang gemuk dan besar, jadi wajar analogi Daud melawan Goliath bisa dipakai.

Dengan dukungan dari Partai Golkar, Nasdem, Hanura, Demokrat, Gerindra dan PDI Perjuangan, Pasangan Bakal Calon SBS-WT, jelas menang satu langkah dalam hitungan akumulasi suara pendukung partai pengusung, ketimbang Sakti yang hanya ditopang oleh PKB, PSI dan Perindo.

Sampai pada tahap ini, tentu kesaktian Paket Sakti kita wajib dipertanyakan, apakah mereka memang Sakti? Atau hanya sekedar penggembira dalam kontestasi politik lima tahunan  kali ini?. Mungkin ini baru awal, sehingga prediksi ini tidak bisa dijadikan kesimpulan umum dan akhir dari lakon politik lima tahunan di Malaka.

Soal koalisi, mungkin baru prediksi awal dalam hitungan kemenangan. Lalu, bagaimana soal kesiapan mesin partai? Dengan koalisi gemuk dan partai besar, tentu kesiapan mesin politik SBS-WT lebih siap bertarung ketimbang Sakti. Mengapa demikian? Dengan jumlah koalisi besar, mesin parpol, relawan, keluarga dan simpatisan, sudah diprediksi dan disiapkan lebih awaldengan matang untuk mengantarkan SBS-WT menuju kemenangan pada 9 Desember 2020.

Bagaimana dengan Sakti? Kalau soal ini, tentu mereka punya mesin partai, tapi harus diakui mereka bangun dan start dengan terlambat, sebab masih menunggu “suku cadang” dari dukungan parpol yang tiba terlambat, dengan amunisi yang sangat kecil dalam akumulasi suara. Mengapa pas-pasan?  Ya seperti analisa pertama tadi, mereka maju dengan koalisi ramping, dimana partai pendukung yang sedikit, tentu akan berdampak pada akumulasi angka kemenangan.

Setelah jumlah parpol koalisi, persiapan mesin politik, bagaimana cara menguji kesaktian dari paket penantang SBS-WT ini? Jawaban secara politik, atas analisa saya ada pada Partai Gerindra. Disaat Gerindra menyatakan dukungan kepada SBS – WT, secara politik, paket Sakti mulai goyah. Apa penyebabnya? Jawabanya sangat sederhana secara politik pula.

Gerindra partai besar, dimana Adik Kandung Kim Taolin yakni Fransiskus Xaverius Taolin atau Ans Taolin, adalah pengurus, kader Gerindra dan anggota DPRD Malaka aktif. Dengan bergabungnya Partai Gerindra dalam gerbong koalisi SBS-WT, tentu Ans Taolin, akan menjadi bagian dalam Tim Pemenangan SBS-WT. Sebagai anggota tim, mau tidak mau, suka tidak suka, Ans Taolin harus dan wajib menjadi tim kampanye atau ambil posisi jurkam bagi SBS-WT di Dapil 3, dimana Dapil yang menjadi basis konstituen dirinya. Selain Ans, dua koleganya yakni Beny Chandradinata dan Krisantus Yulius Seran, juga wajib patuh dan siap mengamankan keputusan partai, sebagai bentuk loyalitas dari seorang kader.

Pertanyaan selanjutnya, sanggupkah Ans Taolin maju dan berdiri, serta ambil bagian secara politik dalam gerbong SBS-WT? kalau jawabannya sanggup, akan ada pertanyaan selanjutnya, apakah kesanggupan secara politik itu didasarkan pada sikap loyal secara politik atau sebuah kamuflase, untuk terhindar dari sanksi partai karena membangkang untuk amankan amanah partai?

Jawabannya hanya bisa diuji pada saat Ans Taolin diberi peran dalam koalisi SBS-WT. Prediksi saya kali ini, peran yang akan diberi yakni menjadikan Ans Taolin sebagai Jurkam untuk mengkampanyekan SBS-WT. Pada tahap ini, apakah Ans Taolin sanggup? Jawabannya harus sanggup. Sebab kekuatan dan keputusan partai memaksa demikian.

Bisa anda bayangkan, disaat Ans Taolin, naik mimbar lalu mulai dengan narasi pembuka mengajak seluruh partisipan dan konstituen untuk memilih SBS-WT, sedangkan kakak kandung dia juga menjadi calon dan lawan politik dari SBS-WT. Sampai pada tahap ini, dengan kondisi rakyat kita yang masih belajar soal demokrasi bahkan jauh dari kata dinamika, pasti akan memberi penilaian lain akan integritas sosok Ans Taolin.  Pilihannya hanya dua. Pertama maju terus sebagai bagian dari mesin politik koalisi untuk memangkan SBS-WT atau mundur dari Gerindra.

Sampai pada tahap ini, masihkan kita mengakui kekuatan politik paket Sakti? Bagi loyalis paket ini, mereka akan  terus mengakui bahwa paket ini adalah terbaik dan siap menang lawan SBS-WT.  Bagi analis politik, ketimpangan di awal langkah akan berpengaruh pada rumusan  strategi pemenangan nanti. Ingat, yang dilawan Sakti adalah Paket SBS-WT, bupati petahana, dengan sejuta pengalaman politik dan matang dalam berhitung secara taktis. Pengaruh dukungan parpol tentu bagian dari hitungan politik SBS, walau secara dinamika politik, semua bisa berubah, bahkan soal hasil nantinya.++++

Penulis : Ferdhy Bria (Jurnalis www.flobamorata.com)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More