Charlie menegaskan, KUR merupakan instrumen penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah karena memberikan pembiayaan berbunga rendah kepada UMKM yang produktif. Oleh sebab itu, Bank NTT terus memperluas kolaborasi dengan pemerintah daerah, perangkat desa, hingga komunitas pelaku usaha agar penyaluran KUR semakin tepat sasaran.
Ia menambahkan, dukungan pemerintah daerah sangat diperlukan untuk mempercepat identifikasi usaha-usaha potensial yang dapat dikembangkan melalui pembiayaan Bank NTT.
Target penyaluran KUR sebesar Rp300 miliar tersebut juga sejalan dengan komitmen Bank NTT untuk memperbesar porsi kredit produktif. Sebagai bank pembangunan daerah, Bank NTT diarahkan tidak hanya menghimpun dana masyarakat, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi lokal melalui pembiayaan sektor riil dan pemberdayaan UMKM.
Dengan strategi kolaborasi bersama pemerintah daerah dan langkah proaktif seluruh jaringan kantor cabang, Bank NTT optimistis target penyaluran KUR tahun ini dapat tercapai sekaligus memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha di seluruh Nusa Tenggara Timur. (*)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











