ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Topik : 

Laba Bank Catat Laba 81 Miliar Per Juni 2026

Avatar photo
Reporter : TAOLINEditor: ADMIN
  • Bagikan

Di sisi kualitas kredit, kondisi Bank NTT tetap terjaga dengan NPL Gross sebesar 3,49 persen dan NPL Net turun menjadi 0,73 persen, jauh di bawah batas aman regulator sebesar 5 persen, sehingga profil risiko kredit masih tergolong sehat.

Kinerja aset Bank NTT juga bergerak positif. Total aset meningkat 7,30 persen menjadi Rp18,85 triliun, sejalan dengan pertumbuhan kredit dan penghimpunan dana masyarakat. Walaupun modal inti turun 4,86 persen menjadi Rp2,42 triliun, rasio kecukupan modal (CAR) tetap berada di level kuat 25,97 persen, jauh di atas ketentuan minimum regulator sehingga kapasitas ekspansi bisnis masih sangat memadai.

Scroll kebawah untuk lihat konten
ads
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Dari sisi rasio keuangan, loan to deposit ratio (LDR) berada di level 91,69 persen, masih berada dalam rentang ideal 78-92 persen. Kondisi itu menunjukkan likuiditas Bank NTT tetap terjaga dengan baik sekaligus mencerminkan penyaluran kredit yang masih seimbang terhadap dana yang dihimpun.

Baca Juga :  Sejarah Baru Malaka Kembali Diukir drg. Maria Martina Nahak

Sementara itu, NIM turun menjadi 4,66 persen seiring meningkatnya biaya dana, sedangkan BOPO naik tipis menjadi 89,25 persen yang menandakan masih adanya ruang untuk meningkatkan efisiensi.

Rentabilitas Bank NTT menunjukkan gambaran yang cukup menarik. ROE meningkat dari 4,97 persen menjadi 6,15 persen, yang mengindikasikan kemampuan manajemen dalam mengelola modal untuk menghasilkan keuntungan semakin baik.

Baca Juga :  BANK NTT Salurkan Dana CSR ke Pemkab Sumba Tengah

Meski ROA turun dari 1,17 persen menjadi 0,98 persen, lonjakan laba bersih, pertumbuhan DPK yang melampaui industri, kualitas kredit yang tetap sehat, serta keberhasilan menekan beban operasional menjadi faktor utama yang mendorong kinerja positif Bank NTT sepanjang semester pertama 2026.***Jeff

  • Bagikan