ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Topik : 

Tahun 2024 DPK Bank NTT Meningkat

Avatar photo
Reporter : FATUREditor: JEFFRY TAOLIN
  • Bagikan

KUPANG,flobamorata.com- PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur atau Bank NTT kembali menunjukan prestasi yang baik. Jika pada tahun sebelumnya pencatatan neraca keuangan pada akhir tahun mengalami penurunan, hal tersebut tidak berlaku pada Tahbuku 2024.

Pada tahun 2024, selain peningkatan pada sektor laba, dan kredit serta asset yang terus meningkat, sektor peningkatan lain datang dari Dana Pihak Tabungan yakni Tabungan dan Giro serta deposito.

Scroll kebawah untuk lihat konten
ads
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Berdasarkan rilis yang diterima redaksi pada 31 Desember 2024 usai melakukan tutup buku, tercatat sektor Dana Pihak Ketiga [DPK] mencapai angka  Rp11,944 triliun, dengan rincian Giro Rp2,5 triliun,
Tabungan Rp3,98 triliun dan Deposito Rp5,46 triliun

Baca Juga :  Terkait Seleksi Dirkom Bank NTT, PSP Tegaskan Tetap Berpatokan Pada Hasil RUPS Sebelumnya

Sementara itu untuk pos Laba, Bank NTT langsung mencatat laba sebesar Rp 240 Miliar. Capaian ini meningkat 45,94 persen atau  Rp 85 miliar dari tahun sebelumnya, 2023. Sektor kredit mencapai angka Rp 12.7 triliun. Dimana kredit tersebsar berasal dari sektor kredit konsumtif sebesar Rp 10.8 triliun, Investasi Rp 677 miliar dan modal kerja sebesar 1.2 Triliun.

Inovasi digitalisasi misalnya, Bank NTT meluncurkan layanan-layanan berbasis digital, seperti aplikasi perbankan dan sistem pembayaran modern yang  semakin mendekatkan bank ini kepada masyarakat dan meningkatkan efisiensi layanan.

Baca Juga :  Bank NTT Salurkan Bantuan Peduli Stunting di Kabupaten Ngada

Layanan mobile banking juga mengalami pertumbuhan 78.49% (yoy), dari target transaksi diproyeksikan 6.1 juta meningkat menjadi 6.8 juta transaksi, dengan pengguna mobile banking mencapai 114.547 pengguna.  Transaksi melalui kanal ATM dan CRM meningkat 1.52% (yoy), sedangkan transaksi mencapai 74.84%.  Hal ini dipengaruhi pertumbuhan positif layanan mobile banking.

Layanan di EDCM merchant tumbuh 25.63% (yoy) dengan capaian atas target 81.08%. Layanan Agen Dia – Bisa tumbuh 15.60% (yoy) dengan capaian atas target 61.89%.  Layanan merchant QRIS tumbuh 45.74% (yoy) dengan capaian atas target 109.46%.

Selain itu ada peningkatan layanan digitalisasi,  di tahun 2025 Bank NTT akan meningkatkan layanan Internet Bank dan Kartu Kredit Indonesia yang izin operasionalnya telah diperoleh tahun 2024 sesuai dengan segment produk yang telah ditetapkan.

Baca Juga :  Bank NTT Siap Bertransformasi Menjadi Bank Modern

Bank NTT juga sangat mendukung dan terus memberikan kontribusi nyata dalam pemberdayaan UMKM, yang merupakan tulang punggung ekonomi daerah, melalui pembiayaan yang inklusif dan berkelanjutan.

Memberikan akses pembiayaan dengan syarat ringan bagi pelaku usaha ultra mikro. Pada 2024, KUMU telah didanai lebih dari 10.000 pelaku usaha dengan total plafon Rp 150 miliar. Tahun 2025, target  yang dipatok adalah meningkatkan akses ini hingga 15.000 pelaku usaha dengan plafon Rp 200 miliar.

  • Bagikan