ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Topik : 

Transaksi Mobile Banking Bank NTT Bertumbuh 78 Persen Pada Tahun 2024

Avatar photo
Reporter : FATUREditor: JEFFRY TAOLIN
  • Bagikan

KUPANG,flobamorata.com- Pertumbuhan sektor digitalisasi produk perbankan pada PT Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur atau Bank NTT kembali menunjukan prestasi ya baik. Mobile banking Bank NTT pada tahun 2024 mencatat pertumbuhan sebesar 78 persen YoY dengan 114.547 pengguna aktif dan total transaksi 6,8 juta.

Selain mobile banking, sektor pertumbuhan digitalisasi produk Bank NTT lainnya mengalami poeningkatan seperti Transaksi ATM dan CRM Meningkat 1,52% YoY, dengan kontribusi signifikan dari layanan Mobile Banking. Layanan Merchant QRIS Tumbuh 45,74% YoY, melampaui target 109,46%. Layanan EDC Merchant Pertumbuhan mencapai 25,63% YoY dan Agen Dia Bisa Pertumbuhan sebesar 15,6% YoY.

Scroll kebawah untuk lihat konten
ads
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

di tahun 2025 Bank NTT akan meningkatkan layanan Internet Bank dan Kartu Kredit Indonesia yang izin operasionalnya telah diperoleh tahun 2024 sesuai dengan segment produk yang telah ditetapkan.

Baca Juga :  BANK NTT dan SiMolek OJK Hadir di SDN Asam 3 Naibonat

Bank NTT juga sangat mendukung dan terus memberikan kontribusi nyata dalam pemberdayaan UMKM, yang merupakan tulang punggung ekonomi daerah, melalui pembiayaan yang inklusif dan berkelanjutan.

Memberikan akses pembiayaan dengan syarat ringan bagi pelaku usaha ultra mikro. Pada 2024, KUMU telah didanai lebih dari 10.000 pelaku usaha dengan total plafon Rp 150 miliar. Tahun 2025, target  yang dipatok adalah meningkatkan akses ini hingga 15.000 pelaku usaha dengan plafon Rp 200 miliar.

Baca Juga :  Terkait Seleksi Dirkom Bank NTT, PSP Tegaskan Tetap Berpatokan Pada Hasil RUPS Sebelumnya

Di sektor ini, Bank NTT fokus pada sektor produktif seperti pengolahan hasil pertanian, peternakan, dan perdagangan lokal yang memiliki multiplier effect tinggi; membantu pelaku UMKM untuk masuk ke pasar digital melalui kemitraan dengan platform e-commerce nasional seperti Tokopedia dan Bukalapak.

Tahun 2024, sebanyak 3.000 UMKM telah onboarding ke platform digital ini dengan peningkatan transaksi sebesar 40% dibandingkan tahun sebelumnya.
Pada 2025, ditargetkan setidaknya 5.000 UMKM baru bergabung ke ekosistem digital dengan dukungan program pelatihan intensif dan pembiayaan berbasis digital.

Baca Juga :  Pemegang Saham Nilai Rencana RUPS LB Bank NTT Bertentangan Dengan UU Perseroan Terbatas

Hingga kini, UMKM Binaan Bank NTT dari 23 cabang telah berhasil masuk ke 5 Gerai Alfamart, 85 Gerai Indomaret, 120 Minimarket, 60 Toko, 11 Galeri Dekranasda, 4 Platform E-commerce, dan 168 akun media sosial, yang mendukung promosi serta penjualan produk UMKM Bank NTT.

  • Bagikan