“Kita berbangga karena setiap tahun, kita masih selalu diberi Imam-Imam baru. Tugas kita di keluarga-keluarga kita adalah terus menerus memelihara keturunan yang dipercayakan Tuhan, termasuk tetap memelihara para Imam kita. Mari kita terus menerus menyalakan lilin harapan,” ujar Uskup Atambua.
Uskup Atambua juga menyampaikan terimakasih kepada Pater Provinsial SVD karena telah membina anak-anak yang dipercayakan pada gereja melalui sistem pembinaan di SVD dan kini mereka telah siap untuk pergi.
“Mereka adalah aset berharga gereja yang Tuhan beri untuk menjadi manusia-manusia yang lebih berguna untuk orang lain. Silahkan pergi ke dunia misi. Mereka akan membawa iman kita, harapan kita, cinta kita, yang kita hidupi sejak kita menjadi orang Katolik. Kita doakan agar mereka sukses di tanah misi. Kita juga dimohon berdoa agar mereka setia menjadi Imam-Imam Tuhan sampai akhir,” imbuh Uskup Domi.
Uskup Domi juga mengatakan setiap Keuskupan harus ada anak lima dalam keluarga, sehingga dua orang anak meneruskan tugas Bapak dan mama di dunia supaya masyarakat tetap berkembang, dua anak untuk negara dalam hal ini sebagai pemerintah dan yang satu lagi untuk gereja.
“Dan ini menjadi tugas kita Bapak Ibu sekalian dan dari keluarga-keluarga. Waktu membawa putra-putra terbaik ini dan pada saat permandian dan masih ingat bahwa mereka punya lilin taruh di mana, karena di situ ada lilin permandian, lilin sambut baru, lilin krisma dan lilin imamat. Oleh karena itu, bapak dan ibu teruslah menyalakan lilin-lilin itu,” pinta Uskup Dominikus Saku.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











