“Bertandinglah dengan sportivitas yang tinggi, patuh pada aturan, terima kekalahan, dan juga terima kemenangan serta menghormati lawan, karena kita adalah bersaudara. Mudah-mudahan kejuaraan ini bisa memotivasi dan bisa mewakili kita dari NTT untuk kejuaraan tingkat nasional. Terimakasih kepada seluruh pengurus dan pelatih. Mudah-mudahan semua pertandingan ini berjalan dengan baik,” imbuh Bupati Belu.
Informasi, pelaksanaan Open Border Tournament ini dilakukan untuk menjaring atlet berprestasi dalam menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) VII tahun 2025 NTT, dan menjaring atlet prestasi untuk Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XVI di Aceh, serta mempersiapkan atlet-atlet pelapis Shorinji Kempo Nusa Tenggara Timur dalam rangka persiapan PON XVII tahun 2028 di NTT.
Tim yang terdaftar dalam kegiatan ini sebanyak 21 Tim dari berbagai daerah seperti Kabupaten Belu, Kota Kupang, Kabupaten Kupang, TTS, TTU, Ende, Ngada, Malaka, Rote Ndao, Sabu Rai Jua serta Negara Timor Leste.
Sementara nomor yang dipertandingkan, yakni rendori (Perkelahian Bebas) 20 Nomor dan Embu (Kerapihan Teknik) 38 Nomor untuk kategori peserta Junior, Remaja dan Dewasa dalam memperebutkan 58 Emas, 58 Perak dan Perunggu. Total peserta pada kejuaraan ini sebanyak 552 Kenshi, dengan rincian, 229 atlet putra dan 164 atlet putri yang berasal dari 11 kabupaten/kota di NTT dan Timor Leste. [adv/tri 3]
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











