“Kita yakin bahwa, panitia sudah menjaring atlet-atlet sepak bola berprestasi dari gelaran turnamen ini. Ada yang mendapat predikat pemain terbaik dan ada pula pencetak gol terbanyak serta sejumlah pemain potensial lainnya yang bisa masuk ke pertandingan tingkat kabupaten. Harapan kita kedepan, Belu bisa mendapatkan pemain-pemain berbakat untuk berkompetisi dilevel sepakbola yang lebih tinggi,” katanya.
Profesor Ary Fahrial Syam pada kesempatan itu menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Kabupaten Belu yang telah menerima kehadiran dirinya dan Profesor Yoshio Yamaoka diwilayah Perbatasan RI-RDTL ini.
“Terima kasih, ini sangat luar biasa dan suatu kerhormatan bagi kami karena sudah di terima disini.
Harapan saya semoga masyarakat dari tempat ini bisa sekolah ke Jakarta maupun ke Jepang. Kami juga akan memberikan hadiah, walaupun tidak seberapa, tapi ini hanyalah ungkapan rasa senang kami karena sudah berada bersama masyarakat Lasiolat,” ujar Prof Ary.
Dihadapan ribuan masyarakat yang memadati Lapangan Sepak Bola Ramancrus Lasiolat, Profesor Ary Fahrial Syam menjelaskan bahwa kehadirannya bersama Profesor Yoshio Yamaoka di Kabupaten Belu adalah untuk melakukan penelitian dan Tim Dokter Ahli sudah seminggu berada di Kabupaten Belu untuk melakukan pemeriksaan lambung dan hati khusus untuk orang Timor-Belu.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











