“Saya minta agar semua yang hadir dapat mengikuti kegiatan ini sampai tuntas. Bagi yang tidak mengerti silah ditanyakan sehingga bisa mendapat jawaban dari pemateri,” tukas Wabup.
Kabid Cipta Karya PUPR, A. Asterius Klau, ST menjelaskan, kegiatan sosialisasi ini bertujuan untuk menyampaikan tahapan pelaksanaan kegiatan infrastruktur bidang sanitasi tahun anggaran 2023.
“Selain itu untuk memperkenalkan 12 Tenaga Fasilitator Lapangan (TFL) yang terdiri dari 6 TFL Bidang Teknis dan 6 Bidang Pemberdayaan. TFL sudah dilatih untuk peningkatan kapasitas dan siap kita serahkan kepada desa dan kelurahan penerima manfaat infrastruktur bidang sanitasi tahun 2023,” terang Aster Klau.
Aster Klau berharap sosialisasi tahapan kegiatan dan infrastruktur bidang sanitasi ini semoga dapat bermanfaat bagi kepala desa, lurah aparat penegak hukum dan 24 Kepala Puskesmas se Kabupaten Belu, untuk memotivasi kesadaran masyarakat untuk mengurangi pencemaran tanah dan drainase lingkungan dari limbah kamar mandi, cuci dan aktifitas dapur.
“TFL yang telah ditunjuk dan dilatih akan membantu dan memdampingi kelompok swadaya masyarakat tidak hanya sampai terbangunnya bangunan fisik, namun ikut memastikan bahwa bangunan sanitasi berupa WC, Tengkiseptik dan Grease trap ini digunakan secara baik oleh penerima manfaat,” pungkas Aster Klau. [*/taolin]
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











