BETUN,flobamorata.com- Bukan di jaman kepemimpinan Stefanus Bria Seran [mantanBupati Malaka], melainkan jaman kepemimpinan DR. Simon Nahak, pelestarian serta promosi budaya Kabupaten Malaka benar-benar go publik dan dikenal oleh masarakat luar NTT.
Namun siapa sangka, ternyata sosok dibalik capaian tersebut adalah drg. Maria Martina Nahak, M. Biomed, istri Bupati Simon Nahak sekaligus Ketua Dekranasda Kabupaten Malaka. Dengan latar belakang akademisi dan profesional bidang kesehatan, dirinya mampu merealisasikan konsep pelestarian budaya bahkan melakukan promo hingga manca negara.
Keberhasilan drg. Maria Martina Nahak, M. Biomed sontak memantik apresiasi dari berbagai kalangan. Salah satu testimoni itu datang dari Marieta Teti. Menurutnya, bukti nyata dari peran drg. Maria Martina Nahak, M. Biomed adalah memperjuangankan tenun ikat Malaka sampai pada diberikannya hak kekayaan intelektual oleh pihak Kementerian Hukum dan Ham RI.
“Ibu Maria adalah contoh istri yang sukses mendukung peran suaminya sebagai pemimpin. Beliau terus mendorong tenun ikat Malaka untuk dikenal di seluruh indonesia.” Ujar Mantan Anggota DPRD Malaka ini.
Pernyataan tersebut disampaikan secara terbuka saat pelaksanaan kampanye Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati, Dr. Simon Nahak,SH.,MH. dan Felix Bere Nahak, S.Pt., dengan tagline SN-FBN di Desa Umakatahan, Kecamatan Malaka Tengah, Rabu, 2 Oktober 2024.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











