Lanjut Sekda Johanes, tidak mudah untuk menjadi imam Tuhan, karena banyak tantangan dan pengorbanan yang harus dilalui. Tentu saja perjalanan pater sampai dithabiskan bukan perjalanan yang mudah. Orang tua dan keluarga besar yang hadir sebagai saksi dan mendukung.
“Mulai dari sekolah di SMA Seminari, banyak air mata dan kekecewaan mungkin telah dilalui. Tetapi hari ini pemerintah dan seluruh umat di sini mendeklarasikan bahwa beliau menjadi Imam yang lahir dari rahim Paroki St. Maria Penebus Umanen Fatuketi,” ucap Sekda Johanes.
Sekda Johanes juga tak lupa menyampaikan terima kasih kepada pihak Gereja Katolik yang selama ini telah bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Belu dalam melayani umat sebagai bagian dari masyarakat Kabupaten Belu.
“Saya mewakili pemerintah menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pihak Gereja Katolik yang selama ini telah menjadi mitra yang baik bagi Pemerintah Kabupaten Belu dalam berbagai hal, bahwa umat yang dilayani oleh gereja adalah masyarakat yang di layani oleh Pemerintah Kabupaten Belu,” katanya
Sekda Johanes mengakhiri sambutannya dengan mengajak semua umat yang hadir untuk mendukung perjalanan pelayanan Pater Adrianus Kefi, SVdengan doa.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











