“Kita optimis bahwa kolaborasi antara PDAM, Dinas PUPR, PLN dan instansi teknis lainnya akan kembali memperlancar pemenuhan air bersih kepada masyarakat di daerah ini,” tukas Bupati Belu.
Bupati Belu menjelaskan, Air merupakan kebutuhan pokok masyarakat yang harus diperhatikan, PDAM sebagai perusahaan air bersih satu satunya milik Pemkab Belu tentunya harus memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat dalam kebutuhan air bersih.
“Oleh karenan itu kita turun langsung mengecek kesiapan PDAM dalam memasok air bersih ke masyarakat, dengan melihat langsung kondisi penampungan air bersih serta jaringan saluran kondisi pipa yang menuju langsung ke konsumen,” terangnya.
Untuk diketahui, setelah melihat langsung Bank Induk Penampungan air di Raimaten. Bupati Belu bersama rombongan juga menuju ke sumber air We Utu di Desa Sadi. Rombongan Bupati Belu juga mendatangi Desa Persiapan Manleten Barat, Kecamatan Tasifeto Timur, untuk melihat secara langsung instalasi pengolahan air minum di lokasi Bendungan Haekrit.
Terkait sejumlah kerusakan pada genzet dan mesin pompa air, Bupati Belu menyarankan agar segera berkoordinasi dengan pihak PLN untuk perbaikan dan instalasi. [*/taolin]
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











