ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Keluarga Nifu Resmi Serahkan Surat Penyegelan Sumur Bor ke P2AT

Avatar photo
Reporter : FATUREditor: ADMIN
  • Bagikan

Selain memutus distribusi air kepada pemilik lahan, oknum Kepala Desa Bokong juga diduga membuat laporan palsu kepada polisi dengan memfitnah Panehas Nifu, dengan dalil telah melakukan pengrusakan terhadap kabel rumah sumur bor. Namun oleh pihak Polsek Kupang Tengah yang menerima laporan ini tidak ditindaklanjuti karena kurangnya bukti dan saksi yang dihadirkan.

Baca Juga :  11 Orang ASN Di Malaka Ikut Seleksi Pimpinan Tinggi Pratama Eselon II-B

“Kami merasa sakit hati setelah air tidak dikasih, adik kami juga dilaporkan kepada polisi dengan tuduhan palsu,” ujarnya.

Scroll kebawah untuk lihat konten
ads
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Mencermati engaduan dan laporan dari Keluarga Besar Nifu, pihak P2AT BBWS NT II menegaskan akan menindaklanjuti laporan tersebut dengan melakukan tatap muka antara P2AT, Pemerintah Desa Bokong dan Keluarga Besar Nifu.

Baca Juga :  Mediasi Gagal, Keluarga Nifu Tetap Segel Sumur Bor

“Nanti kita bantu mediasi untuk mencari solusi terbaik dari persoalan ini antara pemilik lahan dan kepala desa. Rencananya dalam minggu ini tim akan ke Bokong untuk selesaikan,” ujar Kasatker P2AT, BBWS NT II, Djonior S Doga, ST.

Selain melakan penyegelan, Keluarga Besar Nifu juga berencana akan mengambil tindakan hukum terhadap Jefri Abia Amnahas selaku kepala desa dengan melaporkan balik kepada pihak kepolisian atas tuduhan dugaan membuat laporan palsu.***Fatur

  • Bagikan