“Penanganan diprioritaskan pada wilayah yang mengalami dampak terparah, seperti di Kabupaten Manggarai Timur dan titik-titik terdampak lainnya di Pulau Flores,” ujarnya.
Pemerintah, lanjut Tito, juga menaruh perhatian serius terhadap aspek transparansi dan pengawasan dalam penyaluran bantuan. Hal itu dilakukan untuk memastikan dana stimulan benar-benar diterima secara utuh oleh warga yang berhak dan digunakan sesuai peruntukannya.
Skema bantuan tersebut menjadi bagian dari langkah pemerintah dalam mempercepat pemulihan pascabencana, khususnya bagi warga yang kehilangan atau mengalami kerusakan tempat tinggal akibat gempa bumi.
Dengan pendataan yang akurat, pengawasan yang ketat, serta koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah, pemerintah menegaskan komitmennya untuk memastikan proses penanganan korban dan pemulihan wilayah terdampak gempa di Flores berjalan secara cepat, transparan, dan tepat sasaran.
Pemerintah juga diharapkan tidak hanya hadir pada masa tanggap darurat, tetapi terus mengawal proses rehabilitasi dan rekonstruksi hingga masyarakat terdampak dapat kembali menjalani kehidupan secara normal.*
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











