Menurut Rahmat, keberhasilan Bank NTT tidak semata diukur dari besarnya keuntungan, tetapi juga dari kemampuan menghadirkan pelayanan yang semakin prima, tata kelola perusahaan yang baik, pembiayaan produktif, transformasi digital, serta kontribusi nyata terhadap pembangunan ekonomi di NTT.
“Makna ‘bersama’ adalah kekuatan utama Bank NTT. Tidak ada satu orang, satu divisi, atau satu cabang yang mampu membawa Bank NTT mencapai keberhasilan sendirian. Direksi, komisaris, pegawai, pemegang saham, pemerintah daerah, nasabah, hingga masyarakat merupakan satu tim yang saling menguatkan,” tegasnya.
Dia menambahkan, kata “menuju” menggambarkan sebuah perjalanan yang tidak pernah berhenti. Bank NTT, kata Rahmat, tidak ingin cepat berpuas diri dengan berbagai capaian yang telah diraih.
“Setiap pencapaian hari ini merupakan pijakan untuk mencapai target yang lebih tinggi melalui transformasi, inovasi, dan perbaikan yang berkelanjutan,” katanya.
Rahmat Saleh juga menjelaskan, makna “Puncak” bukan hanya berkaitan dengan peningkatan laba perusahaan, melainkan keberhasilan yang bersifat menyeluruh. Hal itu meliputi peningkatan kualitas pelayanan kepada nasabah, pertumbuhan bisnis yang sehat dan berkelanjutan, penerapan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance), keberhasilan transformasi digital, hingga semakin besarnya kontribusi Bank NTT dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Menurut dia, sebagai bank pembangunan daerah, Bank NTT memiliki tanggung jawab untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat dalam memperkuat sektor-sektor produktif yang menjadi penggerak ekonomi NTT.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











