MAUMERE,flobamorata.com- Oknum pegawai Bank NTT Cabang Maumere berinisial FTRL, terpaksa harus berurusan dengan pihak kepolisian. Pasalnya, JAL sang suami yang bekerja sebagai ASN di Pemkab Sikka secara resmi melaporkan dugaan kasus perselingkuhan FTRL dengan pria idaman lain ke Polres Sikka pada Senin 3 Februari 2025.
Menurut JAL dalam rilis yang diberikan kepada wartawan, dirinya terpaksa melaporkan kasus dugaan perselingkuhan ini ke polkisi karenan merasa muak dengan ulah sang istri yang sudah tiga kali kedapatan melakukan hal yang sama selama membina biduk rumah tangga.
“Saya lapor persoalan ini ke polisi sebab bukan baru pertama kali istri saya melakukan perbuatan ini, tetapi selama 13 tahun kami membina rumah tangga sudah tiga kali dirinya melakukan perbuatan yang sama dengan laki-laki berbeda,” ungkapnya melalui keterangan resmi keluarga yang diterima redaksi pada Selasa, 11 Februari 2025.
Dikisahkan JAL, peristiwa ini bermula pada bulan Agustus 2024. Saat itu sang istri pamit untuk pergi ke gereja. Namun sejak saat itu hingga sekarang sang istri tidak kembali ke rumah. Sang istri lebih memilih kembali ke rumah orang tua kemudian pindah memilih tinggal di kos-kosan milik mereka di Kelurahan Watugong, Maumere.
Berbagai upaya sudah dilakukan oleh JAL guna menyelesaikan persoalan tersebut. Namun FTLR sang istri dengan angkuh mengatakan tidak akan kembali hingga ada sebuah mujizat. Kembali sikap sabar sang suami diuji. Bahkan setelah keluar dari rumah, sang suami tetap menunaikan kewajibannya dengan memberi nafkah. Namun hal tersebut tidak mengubah keputusan sang istri untuk pulang kembali ke rumah.
Puncaknya pada Desember 2024, peristiwa dugaan perselingkuhan istrinya diketahuiu JAL dari putri bungsu mereka. Seluruh kronologis dan kejadian diceritakan sang anak dengan jujur. Sang istri sempat mengelak, namun saat ditunjukan bukti dirinya terkesan panik dan menutp akses komunikasi.
“Selesai anak bungsu kami bilang ke saya soal kronologis kejadian tersebut, saya langsung telepon video call dan konfirmasi ke mamanya. Pertama dia langsung berbohong bahwa hal ini tidak benar. Namun setelah saya tunjukan wajah anak ketulan ada dengan saya, dia langsung panik mematikan telepon bahkan sampai sekarang akses komunikasi kepada anak juga diblokir olehnya,” jelasnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











