Sedangkan Kecamatan Atambua Barat, yakni di Kelurahan Umanen 1 KK (1 Jiwa)., Kecamatan Lamaknen 2 KK., Kecamatan Lamaknen Selatan 86 KK (365 Jiwa)., Kecamatan Tasifeto Timur 19 KK (74 Jiwa), yakni Desa Tulakadi 2 KK (8 Jiwa) dan Desa Manleten 17 KK (66 Jiwa).
Sementara Kecamatan Nanaet Duabesi 7 KK (28 Jiwa) yakni Desa Fohoeka 3 KK (10 Jiwa) dan Desa Nanaenoe 4 KK (18 Jiwa) dan Kecamatan Kakuluk Mesak 10 KK (40 Jiwa), yakni Desa Fatuketi 9 Kk (39 Jiwa) dan Desa Kabuna.
Untuk Fasilitas Umum yang rusak, 2 SD, 1 PAUD, Jalan Sabuk Merah/Nasional Sepanjang 777 M, Jalan Kabupaten 2.340 M dan Jalan Provinsi Sepanjang 100 M.
Sumber Pusdalop BPBD Provinsi NTT menyebutkan, Dampak Bencana telah menyebabkan 2 jiwa meninggal dunia, 490 jiwa terdampak, 146 jiwa mengungsi/menderita, 70 rumah terdampak, 2 Fasum/Fasos Terdampak dan 10 Titik Jalan Rusak.
Informasi lain, Dinas PUPR Kabupaten Belu juga terus berupaya memperbaiki ruas jalan yang tertimbun longsor di sejumlah titik di wilayah Perbatasan RI-RDTL, Kabupaten Belu. Salah satu ruas jalan yang diperbaiki adalah di Desa Sisifaberal. Ruas jalan tersebut terancam putus, akibat timbunan tanah longsor dibadan jalan tersebut.***[*/taolin]
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.











