ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Topik : 

Puskesmas Halilulik Raih Penghargaan Puskesmas Tempat Kaji Banding ILP Terbaik di Indonesia

Avatar photo
Reporter : TAOLINEditor: ANTON TAOLIN
  • Bagikan

Dijelaskan Ansilla Mutty, dalam ILP Puskesmas, semua Fasilitas Kesehatan harus terintegrasi siklus hidup, mulai Puskesmas, Pustu sampai ke Posyandu. Awalnya untuk Puskesmas Halilulik, Pustu Naekasa juga dipilih sebagai Pustu ILP, dengan semua Posyandu di bawahnya dijadikan Posyandu Siklus Hidup.

Selanjutnya, kata Ansilla Mutty dia berkembang terus sehingga saat ini, dari 7 Pustu/polindes di bawah Puskesmas Halilulik, semuanya telah menerapkan sistem ILP, dan 49 Posyandu juga telah bertransformasi menjadi Posyandu Siklus Hidup.

Scroll kebawah untuk lihat konten
ads
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Sebagai Puskesmas ILP, Puskesmas Halilulik sering dijadikan sebagai tempat studi banding dari beberapa Puskesmas baik dari Belu, maupun dari Kabupaten lain di NTT.

Baca Juga :  Pemkab Belu Lakukan Penanaman Anakan Pohon Di Wefulan

“Perjuangan ILP ini didukung sepenuhnya oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Belu, Momentum dan Dinas Kesehatan Provinsi. Saat ini, sudah ada 9 Puskesmas di Belu yang dipersiapkan untuk menjadi ILP, dan kami berharap tahun depan, seluruh 17 Puskesmas di Belu dapat menjadi ILP,” jelas Ansilla Mutty

Kadis Ansilla Mutty berharap dengan penerapan ILP ini, Dinas Kesehatan dapat menyediakan pelayanan kesehatan yang berkesinambungan sesuai dengan siklus hidup masyarakat, mulai dari Puskesmas hingga Posyandu, dengan kualitas layanan yang seragam.

Baca Juga :  Kodim Belu Bersama BPBD Laksanakan Pembinaan Tanggap Bencana

“Terima kasih kepada Dinas Kesehatan Provinsi, Momentum, Pemerintah Daerah Belu, Jajaran Dinas Kesehatan Belu, serta seluruh Puskesmas di Belu, terutama Puskesmas Halilulik beserta jajarannya,” pungkas Kadis Ansilla.

 

  • Bagikan