ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Bupati Malaka Bicara Program Sakti Saat Momentum Pancasila Sakti

Avatar photo
Editor: ADMIN
  • Bagikan

Untuk konsep Kualitas, dalam programnya Suami dari drg. Maria Martina Nahak, M. Biomed ini, menyiapkan dua program yakni Malaka Cerdas dan Malaka Sehat. Pemerinta menyediakan beasiswa bagi para pelajar pintar yang kurang mampu dalam finansial, serta pengobatan gratis bagi masyarakat yang kesusahan dalam menebus obat.

TOLERANSI DAN TATA KELOLA

Scroll kebawah untuk lihat konten
ads
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

Untuk program Toleransi Dan Tata Kelola, Bupati Simon Nahak sangan konsern. Terbukti dirinya selalu hadir dalam setiap acara keagamaan sembari menghimbau agar kerukunan serta toleransi antar umat beragama terus dipupuk dan dijaga dengan baik. Selain itu untuk Tata Kelola dirinya juga serius menciptakan sistem pemerintahan yang baik, bersih, serta bertanggung jawab.

Bagi Bupati Simon Nahak, tidak ada kata maaf bagi prilaku korupsi dan menyimpang dari aturan hukum untuk seluruh abdi pemerintah. Bahkan dirinya selalu kooperatif dan menjunjung tinggi setiap proses hukum kepada bawahannya apabila ditemukan penyimpangan. Bupati Simon Nahak bahkan dengan tegas mengingatkan kepada seluruh staf untuk bekerja secara jujur berdasarkan aturan.

INFRASTRUKTUR

Untuk Program Infrastruktur, Bupati Simon Nahak selalu membuat kejutan dengan mendatangkan bantuan dari pemerintah pusat. Apa yang dilakukan oleh Bupati Simon Nahak tersebut didasarkan atas kemampuan fiskal daerah yang terbatas. Dirinya harus memutar otak untuk mengenalkan Malaka kepada para petinggi negara di pusat sembari meminta perhatian untuk daerahnya.

Baca Juga :  KPU Malaka Diduga Tidak Netral Dalam Proses Pilkada

Usaha yang dilakukan selama ini setidaknya berbuah hasil yang manis. Banyak program kementerian diturunkan beserta anggaran ke Malaka. Mulai dari program kesehatan, infrastruktur jalan serta jembatan, program pendidikan, sosial serta peningkatan kualitas hidup melalui sektor UMKM.

2023 Bersama Sakti Menuju Swasembada

Tahun 2023 terus bergeliat. Bupati Malaka terus menggenjot sasaran program pertanian untuk menyukseskan program Swasembada Pangan. Berdasarkan data dari Dinas Pertanian Kabupaten Malaka, untuk Tahun Anggaran 2023 Potensi Pertanian Lahan Basah (Sawah) Kabupaten Malaka sebesar 5.269 Hektar. Dari luasan lahan tersebut yang sudah exis yakni 5.181 Hektar atau 98,32 persen. Sedangkan untuk Potensi Pertanian Lahan Kering Kabupaten Malaka sebesar 55.710 Hektar dengan capaian 20.568 Hektar atau 36,92 persen yang sudah berjalan.

Sedangkan untuk capaian produksi komuditi utama khusus Padi, pada tahun 2021 capainyanya sebesar 18.710 Ton. Kondisi ini meningkat di Tahun 2022 menjadi 35.159 Ton. Untuk jagung mengalami penurunan dimana tahun 2021 sebanyak 74.800 Ton dan pada tahun 2022 hanya 59.109 Ton berbanding terbalik dengan Kacang Hijau yang mengalami pengingkatan. Dimana pada tahun 2021 sebanyak 2.819 Ton dan Tahun 2022 meningkat menjadi 3.656 Ton.

Baca Juga :  Kementerian PUPR Alokasikan Dana 1,1 Triliun Kepada BPJN NTT

Untuk komuditi lainnya seperti Kacang Tanah, pada tahun 2021 menghasilkan 180 Ton namun menurun di 2022 hanya 172 Ton. Untuk Ubi Kayu pada tahun 2021 dihasilkan sebanyak 19.273 Ton dan meningkat di tahun 2022 menjadi 28.519 Ton. Sedangkan untuk  Ubi Jalar mengalami peningkatan sedikit dari tahun 2021 sebanyak 1.029 Ton menjadi1.124 Ton di tahun 2022.

Untuk tahun 2023, Pemerintah Kabupaten Malaka sedang gencar meningkatkan hasil komuditi pertanian, dengan sebaran kegiatan tanaman pangan untuk masing-masing komuditi yakni Padi seluas 3250 Hektar dengan pembiayaan dari APBN, APBD Provinsi NTT dan APBD Kabupaten Malaka. Untuk Jagung selaus 1.400 Hektar dengan sumber pembiayaan APBD Provinsi NTT dan APBD Kabupaten Malaka. demikian pula untuk Kacang Hijau yang dibiayai dari APBD Provinsi NTT dan APBD Kabupaten Malaka untuk target 300 Hektar.

Baca Juga :  Kemensos RI Bantu 100 Unit Rumah Untuk Pemkab Malaka

Apa yang dilakukan oleh DR. Simon Nahak sebagai Bupati Malaka patut kita diberikan apresiasi. Saat dirinya dihantam dengan berbagai kritik oleh “Gerombolan” lawan politik jelang Pilkada 2024, tidak membuat Bupati Simon Nahak patah arang.

Saat ini yang dilakukan oleh Bupati Simon Nahak yakni terus bergerak dalam memberikan pelayanan terbaik untuk Renu Rai Malaka  [Rakyat Tanah Malaka], ketimbang melayani nyiyiran kosong dari lawan politik tanpa data dan fakta yang akurat. Bupati Simon Nahak akan terus berjalan dengan membangun Malaka hingga penghujung purna tugas dan kembali bertarung untuk menuju periode kedua di Tahun 2024.

Bagi seorang Simon Nahak, lawan politik yang melakukan kritik bahkan sudah mengarah pada nyinyiran merupakan antitesis dari pujian malu-malu serta mengidolakan dirinya secara diam-diam. Sebab ketika hasil yang didapat Bupati Simon Nahak sangat bagus, dirinya sadar akan banyak tekanan dari lawan politik lewat narasi miring. Sebab sejatinya Kritik adalah “Prasangka Yang Dibuat Masuk Akal” sebab “Dimanapun Ada Kebenaran Obyektif, Di Situ Akan Ada Sindiran”.****

PENULIS, JEFFRY TAOLIN, [Warga Malaka Tinggal Di Kupang]

  • Bagikan