News From Southern Indonesian

Masa “Work From Home” ASN Malaka Hingga 21 April

0 28

BETUN,flobamorata.com- Pemerintah Kabupaten Malaka, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), memberlakukan masa pelaksanaan tugas kedinasan dari rumah  bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan konsep “Work From Home”, sampai tanggal 21 April 2020.

Keputusan tersebut diambil atas dasar Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB), Nomor 19 Tahun 2020, Tentang  Penyesuaian Sistim Kerja ASN dalam Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19 (Virus Corona) di Lingkungan Instansi Pemerintah.

Atas dasar tersebut, Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran keluarkan surat pemberitahuan perpanjangan masa tugas kedinasan di rumah/ tempat tinggal Bernomor BKPSM.870/269/III/2020.

Dalam surat yang ditanda tangani Sekda Kabupaten Malaka, Donatus Bere tersebut, memberikan lima point himbauan, antaranya. Pertama, masa pelaksanaan tugas kedinasan di rumah/tempat tinggal hingga 21 April 2020. Kedua, Pelaksanaan kedinasan ini bukan berarti ASN dilibutkan, tetapi menyelesaikan tugas kedinasan dari rumah, dan dilarang bepergian keluar daerah tanpa izin dari pimpinan.

Ketiga, Pimpinan OPD mengatur jadwal pelayanan oleh ASN di kantor masing-masing, sehingga pelayanan tetap dilaksanakan tanpa mengabaikan keselamatan diri. Keempat, Pimpinan OPD wajib memantau keberadaan ASN di unit kerjanya, sehingga tetap bekerja dan tidak meliburkan diri serta bepergian ke luar daerah tanpa izin, dan memastikan ASN di lingkungan kerja mencapai sasasarn kerja dan memenuhi target kerja sesuai dengan perundang-undangan. Kelima, pimpinan OPD wajib memantau perkembangan dan melakukan pencegahan penularan Covid-19 bagi ASN di lungkungan kerjanya, dan segera melapor kepada bupati agar melakukan pembaharuan data ASN yang terpapar dan/atau terkonfirmasi positif Covid-19.

Terkait hal ini, Bupati Malaka, Stefanus Bria Seran kepada fokusnusatenggara.com ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp mengatakan, keputusan tersebut mengikuti arahan dari pemerintah pusat. “ Ya kami ikut  arahan dari pemerintah pusat berdasarkan SK yang ada,” ungkapnya. (*/anarky/Roby Koen)

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More