ads

Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

KONTAS Malaka Seruhkan Stop Kekerasan Terhadap Wartawan

Avatar photo
Reporter : FaturEditor: Redaksi
  • Bagikan

Menurut Kiik, wartawan dan polisi itu mitra. Sehingga, kemitraan itu harus terjaga dengan baik.
Dalam kasus kemarin di Kupang, jelas Kiik, saat rekonstruksi kasus pembunuhan Astrid dan Lael,  wartawan dihalang-halangi dan diancam untuk diambil Hp-nya.

“Ini tidak boleh, kecuali wartawan bersangkutan menghalang-halangi jalannya rekonstruksi”, tandas Kiik.
Mantan wartawan Pos Kupang dan Harian Berita Yudha itu sangat menyesalkan dan mengutuk keras upaya menghalang-halangi dan adanya ancaman terhadap wartawan pada kesempatan itu.

Scroll kebawah untuk lihat konten
ads
Ingin Punya Website? Klik Disini!!!

“Tindakan itu melanggar undang-undang. Sebab, menghalang-halangi wartawan dalam melaksanakan pekerjaannya itu pidana, diatur jelas dalam undang-undang. Kita mengharapkan hal itu tidak terulang. Stop kekerasan terhadap wartawan”, demikian Kiik.

Baca Juga :  Sebut Bupati Masuk Angin, Ketua Komisi III DPRD Malaka Terancam Dipidana

 

  • Bagikan